Bantul – PC LDII Kapanewon Dlingo menggelar pengajian rutin di Masjid Baitul Makmur, Padukuhan Tanjung, Kalurahan Temuwuh, Kamis (17/7). Kegiatan ini bertujuan memperkuat nilai keimanan, ketakwaan, dan akhlak umat Islam di tengah derasnya arus informasi dan tantangan era digital.
Pengajian tersebut menghadirkan Muhammad Agus Surahmanto, penasihat PC LDII Playen, Gunungkidul, sebagai penceramah. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga iman dan ketakwaan kepada Allah serta mengamalkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
“Menjaga iman dan takwa serta berperilaku mulia adalah kunci kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat,” ujar Agus Surahmanto di hadapan jamaah.
Ketua PC LDII Kapanewon Dlingo, Supardo, menilai pengajian menjadi salah satu cara efektif membentengi umat dari pengaruh negatif dunia digital. Ia menyoroti pentingnya pembinaan spiritual di tengah maraknya hoaks dan isu perpecahan.
“Penguatan nilai-nilai keislaman ini penting agar masyarakat, khususnya generasi muda, tetap memiliki karakter yang kuat dan mampu menghadapi tantangan zaman,” kata Supardo.
Ia juga menegaskan bahwa LDII konsisten mendorong pembentukan 29 karakter luhur sebagai fondasi membangun umat yang tangguh, beretika, dan berkontribusi positif bagi bangsa.
Rano Kartika, pengurus Takmir Masjid Baitul Makmur, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi semangat kolaborasi antarwilayah yang ditunjukkan dalam kegiatan ini.
“Kami bersyukur pengajian berjalan lancar. Ini menunjukkan bahwa umat Islam terus berperan menjaga kerukunan dan membangun negeri,” ujarnya.
Selain memperkuat keimanan, pengajian ini menjadi bentuk sinergi antara PC LDII Dlingo dan PC LDII Playen. Kolaborasi semacam ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi dan mendorong pengamalan nilai-nilai Islam secara nyata dalam kehidupan masyarakat.
Pengajian di Dlingo bukan hanya kegiatan rutin keagamaan, melainkan juga bagian dari ikhtiar memperkuat fondasi bangsa melalui pembinaan akhlak dan karakter umat.
——————–
Oleh: Laundry Chemical (contributor) / Fachrizal Wicaksono (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng