Tutup CAI ke-47, Wawako Padang Minta Pemuda LDII Jadi Teladan di Era Digital

Buya Maigus Nasir didampingi pengurus DPD LDII Kota Padang, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan CAI Ke 47 yang dinilai sejalan dengan program unggul Pemko Padang. (Lines)
Share to :
Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Padang (12/7). Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, menutup kegiatan Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 LDII Kota Padang, pada Minggu (12/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi pembinaan generasi muda LDII yang dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Padang dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi perkembangan zaman.

Wakil Wali Kota yang akrab disapa Buya Maigus itu menilai, kegiatan CAI menjadi ruang penting untuk membentuk pemuda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter mulia dan fondasi agama yang kuat.

“Kami meyakini generasi muda saat ini tidak gagap dengan teknologi. Dengan memiliki karakter dan ilmu agama yang kuat, teknologi dapat digunakan untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, umat, dan bangsa,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang tidak dapat hadir karena sedang berada di China untuk menyampaikan Program Padang Juara dalam China-Indonesia Education Cooperation Symposium di Beijing University of Technology.

Buya Maigus menjelaskan, Program Padang Juara akan membuka skema beasiswa luar negeri sekaligus akses kemitraan langsung antara perguruan tinggi di Kota Padang dan universitas-universitas di China, termasuk pengembangan program gelar ganda atau *dual degree*.

“Program Padang Juara ini memiliki jangkauan yang lebih besar, bukan hanya 1.000 anak, tetapi menyasar lebih dari 30.000 pelajar di Kota Padang. Kami berharap generasi penerus LDII nantinya juga dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi,” ujarnya.

Selain itu, ia juga memaparkan Program Smart Surau yang menggabungkan nilai-nilai spiritual dengan teknologi digital. Menurutnya, program tersebut bertujuan membentuk karakter generasi muda yang religius, berakhlak mulia, sekaligus mampu mengikuti perkembangan zaman.

Ia menyampaikan, nilai-nilai dalam Program Padang Juara dan Smart Surau telah tercermin dalam kegiatan CAI ke-47 LDII Kota Padang. Menurutnya, pembinaan yang memadukan ilmu agama, karakter, wawasan, dan kecakapan sosial menjadi modal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.

Wawako Padang Buya Maigus saat memberikan pengarahan kepada peserta CAI 47 LDII Kota Padang. (Lines)

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Padang, H. Muhammad Iqbal, mengatakan generasi muda merupakan aset bangsa yang memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah dan negara. Karena itu, diperlukan kegiatan pembinaan yang mampu membentuk karakter, meningkatkan wawasan, serta memperkuat nilai moral dan spiritual.

“Kegiatan CAI ini merupakan salah satu bentuk pembinaan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas generasi muda melalui kegiatan edukatif, keagamaan, dan penguatan karakter. Kami sampaikan kepada Buya Maigus, CAI merupakan pembinaan yang menyasar usia SMP sampai dengan usia mandiri,” terangnya.

Ia menjelaskan, peserta CAI diharapkan dapat menjadi pribadi yang bertanggung jawab, memiliki kepedulian sosial, serta mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan Kota Padang. “Melalui kegiatan ini, peserta diberi pembekalan materi ke-LDII-an, metode dakwah, tausiyah, forum group discussion (FGD), serta outbound,” jelasnya.

Ketua LDII yang juga mahasiswa S3 Universitas Andalas itu berharap, para peserta yang telah mengikuti kegiatan CAI dapat menjadi juru dakwah muda di sekolah, kampus, maupun lingkungan kerjanya.

“Pemuda LDII harus mampu menjadi teladan di mana pun berada. Jadilah pemuda yang mau dan mampu menyampaikan kebaikan dengan akhlak, ilmu, baik secara langsung maupun menggunakan platform digital yang lazim saat ini,” pungkasnya.

Melalui kegiatan CAI ke-47, LDII Kota Padang fokus membentuk generasi mudanya agar semakin siap menjadi pribadi yang profesional religius, mandiri, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan sosial. (Rohmat/Nisa)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram